memilih kaos kaki

Memilih Kaos Kaki Bayi yang Tepat

Ada banyak sekali model dan jenis kaos kaki bayi yang dijual di pasaran, namun demikian kenyamanan adalah faktor terpenting yang harus diutamakan. Untuk itu saat memilih kaos kaki untuk bayi, jangan lupa untuk memperhatikan beberapa hal ini:

  • Sesuaikan dengan usia bayi

Saat memilih kaos kaki bayi, sebaiknya sesuaikan dengan usia anak Bunda. Bayi baru lahir hingga tiga bulan membutuhkan kaos kaki yang pas dengan ukuran kakinya, sehingga bisa menghangatkan kaki dengan baik. Sebaiknya jangan membeli kaos kaki bayi dengan ukuran yang lebih besar hanya karena ingin awet. Kaos kaki yang terlalu besar akan mengganggu dan sering terlepas saat bayi bergerak. Namun, ayah dan Bunda juga harus memilih kaos kaki yang tidak terlalu ketat. Sebaiknya sisakan ruang kurang lebih 0,5–1,5 cm, agar kaki bayi bisa bernapas dan bergerak dengan leluasa.

Kaos kaki untuk bayi baru lahir hingga 3 bulan biasanya berupa kaos kaki basic yang minim ornamen. Bagian alasnya pun tidak terlalu tebal. Setelah bayi berusia 4-7 bulan, pilihan model kaos kaki bayi makin beragam. Pada usia ini, bayi bisa mengenakan kaos kaki yang modelnya seperti sepatu. Kaos kaki ini biasanya alasnya lebih tebal dan memiliki karet anti selip. Pada usia di atas 4 bulan, bayi akan mulai belajar duduk atau merangkak. Dan pada usia 7 bulan, bayi akan mulai belajar berdiri. Pada usia ini sebaiknya belikan kaus kaki dengan alas anti selip untuk menjaganya agar tidak terpeleset.

  • Pilih bahan yang tepat

Setelah memastikan ukuran kaos kaki yang tepat untuk usia bayi, yang harus diperhatikan selanjutnya adalah bahan dari kaos kaki itu sendiri. Pilihlah kaos kaki bayi dengan bahan yang halus dan lembut. Kaos kaki bayi berbahan katun halus, kaos, atau flanel lebih aman dan nyaman untuk kulit bayi. Sedangkan saat udara dingin, Anda bisa memilih kaos kaki berbahan wol agar kaki bayi tetap hangat.

  • Perhatikan karet kaos kakinya

Hal lain yang harus diperhatikan dalam memilih kaos kaki bayi adalah karet kaos kaki yang melingkar di kaki bayi. Ayah dan Bunda harus memastikan bahwa karet tersebut tidak melekat terlalu kuat, sebab jika terlalu kencang dapat menghambat peredaran darah pada kaki bayi.

  • Pilih warna dan motif yang sesuai

Setelah kriteria keamanan dan kenyamanan untuk bayi terpenuhi, Bunda bisa mulai memilih motif dan model kaos kaki bayi yang diinginkan. Sebaiknya pilih warna dan model kaos kaki yang sesuai dengan jenis kelamin bayi. Biasakan bayi laki-laki memakai kaos kaki dengan warna-warna maskulin seperti biru, hijau, coklat, atau hitam. Kaos kaki untuk bayi laki-laki saat ini juga ada yang bermotif seperti sepatu sneakers, pantofel, kasual, dan lain-lain. Bahkan produsen sepatu prewalker juga membuat kaos kaki yang alasnya berupa karet tebal seperti sepatu. Sebaliknya, bayi perempuan sebaiknya memakai kaos kaki bayi dengan warna dan model yang feminin. Ornamen dan hiasan kaos kaki bayi perempuan lebih beragam. Pilihlah yang tidak membahayakan bayi. Kaos kaki untuk bayi perempuan umumnya berwarna merah muda, merah, kuning, atau warna-warna pastel.

Saat memilih warna dan model kaos kaki bayi, Bunda bisa menyesuaikannya dengan pakaian si bayi. Pakaian dan alas kaki dengan warna senada tentunya akan membuat penampilan bayi semakin lucu dan menggemaskan. Nah Bunda, selain memilih kaus kaki yang tepat, ada hal-hal lain yang juga harus diperhatikan. Di antaranya, sebelum memakaikan kaos kaki baru untuk bayi, pastikan sudah dicuci dan dikeringkan dengan baik untuk menghindari infeksi kuman. Jangan lupa juga untuk memeriksa bagian dalam kaos kaki bayi, dan pastikan tidak ada benang yang lepas di dalam kaos kaki tersebut. Benang yang lepas dapat membuat jari bayi terlilit.

Kebersihan kaki bayi juga harus diperhatikan sebelum memakai kaos kaki. Hal ini menghindari kulit bayi terkena kontak dengan kotoran dalam waktu lama. Bayi juga sebaiknya tidak dipakaikan kaos kaki dalam jangka waktu lama karena rentan menyebabkan tumbuhnya jamur. Setelah memilih kaos kaki yang sesuai, perihal perawatannya juga sangat penting untuk diperhatikan. Perawatan yang benar akan membuat kaos kaki bayi tetap awet dan terjaga. Salah satu yang harus diperhatikan adalah cara mencuci. Kaos kaki bayi sebaiknya dicuci secara manual dengan tangan. Jika harus disikat, gunakan sikat yang lembut dan tidak merusak bahan kaos kaki tersebut. Saat menyetrika kaos kaki, hindari memanaskan bagian karet karena akan membuat kaos kaki mudah kendor. Selanjutnya, simpan kaos kaki di lemari baju bayi secara berpasangan agar tidak mudah tercecer.

Bingung memilih kaos kaki bayi yang tepat? Simak rekomendasi berikut!

kaos kaki bayi anti slipKaos Kaki Bayi Anti Slip yang saat ini sudah mulai banyak dilirik memberikan pilihan fungsi lain dari hanya sekedar menghangatkan. Kaos kaki bayi ini memberikan fungsi anti slip sehingga bayi akan lebih aman berjalan menggunakan kaos kaki saat berada di permukaan yang licin. Hal ini dikarenakan bagian bawah kaos kaki memiliki anti slip yang terbuat dari bantalan karet kecil sehingga menghalau si kecil untuk terpeleset dengan mudah.

kaos kaki bonekaBerbeda dengan Kaos Kaki  Bayi Anti Slip yang memang dikhususkan untuk digunakan oleh toddler di usia awal, Kaos Kaki Boneka lebih direkomendasikan untuk bayi berusia sekitar 3-6 bulan. Kaos kaki ini selain di desain dengan unik menggunakan boneka 3D juga memiliki bentuk yang cukup nyaman digunakan. Jika kaos kaki bayi biasanya menggunakan karet pada ujung pergelanganya, Kaos Kaki Boneka tidak menggunakannya. Hal ini akan mencegah tertahanya peredaran darah pada pergelangan kaki si kecil sehingga saat menggunakannya pun lebih terasa nyaman.

Dengan menggunakan kaos kaki jenis ini, si kecil juga tidak perlu lagi menggunakan sepatu untuk menunjang penampilan saat bepergian. Selain dua kaos kaki diatas banyak sekali jenis kaos kaki yang bisa bunda pilih di luaran dengan berbagai macam fungsi, tak hanya untuk menghangatkan dan membantu kaki terhindari dari bakteri pada sepatu. Sehingga si kecil juga akan mendapatkan manfaat lain dari penggunaan kaos kaki.

Read More
kulit bayi sensitif

Tips Merawat Kulit Bayi yang Sensitif

Jumlah bayi dan balita yang mengalami kulit sensitif dan alergi meningkat dari tahun ke tahun. Belum diketahui secara pasti penyebabnya. Namun diduga karena penggunaan bahan kimia pada produk yang kita gunakan. Menurut para ahli, struktur kulit bayi sangat tipis dengan pH yang mencapai antara 6-7. Sedangkan kulit orang dewasa itu pHnya sekitar 4,5-6. PH kulit adalah potensial hidrogen atau derajat keasaman pada kulit. Sifat asam ini terbentuk secara alami di kulit kita. Selain berfungsi menjaga kelembaban kulit, sifat asam ini juga menghambat pertumbuhan kuman, jamur, dan bakteri. Karena alasan itulah, kulit bayi sensitif dan rentan sekali iritasi. Misalnya saja seperti ruam popok, bintik merah, dan gatal-gatal. Sebagai seorang ibu, kesehatan kulit bayi pasti menjadi perhatian untuk Anda. Jika kulit bayi Anda termasuk kulit bayi sensitif, wajib hukumnya bagi Anda untuk mengetahui bagaimana merawatnya agar si kecil selalu merasa nyaman. Berikut 4 tipsnya untuk Anda.

  • Pilih produk yang tepat

Perhatikan kandungan produk yang digunakan untuk bayi Anda. Hindari produk yang menggunakan wewangian atau fragrance. Menurut penelitian banyak produk yang menggunakan wewangian menjadi penyebab teratas atas reaksi kulit yang alergi dan iritasi, terutama untuk kulit bayi sensitif.

Hindari juga sabun antibakteri yang mengandung bahan kimia berbahaya seperti triclosan. Jika Anda menggunakannya, jangan gunakan secara berlebihan. Pakai sabun cuci khusus untuk pakaian bayi yang formulanya lebih lembut (mild), minim deterjen dengan sedikit busa.  Cycles Mild laundry Detergent for Babies tidak mengandung bahan-bahan kimia berbahaya penyebab alergi dan iritasi seperti pemutih, pewarna, fosfat, enzim, dan pelembut yang dapat bunda temukan pada detergent biasa. Detergent ini terbebas dari bahan-bahan kimia resebut. Cycles Mild laundry Detergent for Babies Diformulasikan secara khusus dan mengandung hypoallergenic teruji, aman dan lembut untuk kulit bayi, karena bayi bunda layak mendapatkan kelembutan abadi.

  • Gunakan produk secukupnya saja

Jangan menggunakan sabun dan sampo untuk membersihkan bayi Anda secara berlebihan. Sedikit sangat lebih baik. Terutama untuk bayi yang baru lahir. Bayi Anda secara alami memiliki perlindungan sendiri di tubuhnya. Jika Anda memandikannya terlalu sering dengan sabun dan sampo, justru akan menghilangkan pertahanan alami ini. Anda cukup memandikan si kecil yang sensitif dua sampai tiga kali sehari.

  • Jangan terlalu lama mengganti popok

Hal ini untuk menghindari ruam atau bintik merah pada si kecil. Gantilah popok 6 sampai 12 kali dalam sehari, tergantung pada usia bayi. Jangan lupa untuk membersihkan dan mengeringkannya secara tepat. Gunakan kain lembut dari katun dan air hangat. Biarkan bayi Anda beberapa saat tanpa menggunakan popok terlebih dahulu saat mengeringkannya. Hal ini bermanfaat untuk mencegah ruam.

  • Pakaian yang tepat untuk kulit bayi sensitif

Pilihlah bahan pakaian yang nyaman untuk kulit bayi. Pilihlah yang terbuat dari kain linen atau katun, karena bahan ini bisa membuat kulit bayi Anda bernapas. Hindari menggunakan pakaian yang ketat atau berlapis. Hal ini membuat si kecil tidak nyaman. Begitu juga saat bayi Anda tidur. Bayi kulit sensitif memang butuh perhatian lebih dari Anda.

Kenyamanan si kecil menjadi prioritas utama Anda sebagai orang tua. Jika kulit bayi Anda muncul gejala ruam dan eksim yang cukup parah, ada baiknya Anda segera pergi ke dokter untuk mencegahnya bertambah parah.

Read More
sepatu bayi bersol lembut

Manfaat Sepatu Bayi Bersol Lembut

Memilih perlengkapan yang dibutuhkan bayi memerlukan pertimbangan dari berbagai segi. Kondisi bayi yang masih sangat peka terhadap segala sesuatulah yang membuat para ibu harus cermat dalam memilih pakaian, handuk, selimut, maupun sepatu bayi. Terlebih lagi saat si kecil sudah mulai merangkak atau berjalan, sepatu bayi tidak hanya berfungsi sebagai penghangat kaki atau aksesoris. Ada beragam bentuk sepatu bayi yang bisa Bunda temukan di pasaran. Tampilannya yang berwarna-warni, ornamen yang lucu, bentuknya yang trendi serta sol sepatu yang lembut bisa mengundang daya tarik tersendiri. Tahukah Bunda bahwa sepatu bayi bersol lembut tidak hanya menarik tetapi juga menguntungkan bagi perkembangan kaki bayi? Sepatu bayi bersol lembut memiliki keuntungan dari berbagai segi, antara lain :

  • Bayi Lebih Nyaman Saat Melangkah

Sol sepatu bayi yang lembut sifatnya sangat lentur dan mudah mengikuti gerak kaki, cocok untuk si kecil yang belajar merangkak atau belajar berjalan. Anak tidak perlu repot-repot menyesuaikan dengan kondisi sepatu saat ingin menekuk kaki sekalipun, karena justru sepatu bayi inilah yang akan menyesuaikan dengan gerak kaki. Bayi jadi bebas melangkah ke manapun dia mau.

  • Melatih Kekuatan Kaki Bayi

Sol sepatu bayi yang lembut pada umumnya memiliki ukuran yang tidak terlalu tebal, sehingga kakipun rasanya bisa menyentuh tanah. Hal ini dapat membantu anak untuk mengendalikan kakinya saat hendak terjatuh serta melatih anak untuk bisa berpijak dengan kuat. Si kecil pun dapat melangkah dengan bebas dan penuh percaya diri karena sepatu bayi dengan sol lembut cenderung ringan di kaki. Kemampuannya untuk berjalan akan semakin terasah dengan bantuan sepatu tersebut.

  • Memberikan Perlindungan Pada Kaki Bayi

Sepatu bayi bersol lembut cenderung tipis, sehingga bayi akan terlatih untuk menguasai laju kaki. Saat melewati kondisi jalan yang tidak rata, dia pun bisa mengangkat kakinya dengan mudah karena tidak terbebani sesuatu yang berat di kakinya. Saat melewati jalanan yang licin, sepatu tersebut membantu anak untuk menguasai langkahnya. Selain itu, sepatu bayi bersol lembut lebih memungkinkan aliran udara di dalamnya. Anak akan terbebas dari hawa panas yang ada di kaki, kulitpun terlindungi dari gangguan jamur dan bakteri. Sedangkan saat udara dingin, sepatu tersebut bisa memberikan kehangatan pada telapak kaki.

  • Baik Untuk Membantu Pertumbuhan Kaki

Bentuk sepatu bayi dengan sol lembut yang fleksibel, membuatnya tidak menekan atau menghimpit kaki si kecil, sehingga memungkinkan kaki anak tumbuh dengan leluasa. Peredaran darah di area kaki juga berjalan lancar sehingga terhindar dari rasa pegal-pegal atau lecet di permukaan kulit.

  • Lebih Mudah Dibersihkan

Sepatu bayi yang bersol lembut mudah dibersihkan dari debu sehabis bepergian, mudah dicuci dan cepat kering. Mama pun dapat senantiasa menjaga kebersihan sepatu tersebut dari waktu ke waktu. Kecil dan tipis bentuknya namun banyak keuntungannya, itulah yang dimiliki oleh sepatu bayi bersol lembut.

 

Bingung milih sepatu bayi bersol lembut? Kami merekomendasikan ini!

Skidders Shoes merupakan sepatu anak-anak yang memiliki outsole karet fleksibel lembut yang memberikan kebebasan bergerak di indoor maupun outdoor. Sepatu yang bisa dicuci dengan mesin cuci adalah pilihan sempurna bagi orang tua yang mencintai perlindungan tambahan untuk si kecil. Skidders mengembangkan dan meluncurkan Skidders Sock original yang menampilkan full gripper yang menyatu untuk kegiatan maksimum pada lantai kayu, ubin, dan juga cukup tahan lama untuk digunakan di luar ruangan dan di taman bermain. Selanjutnya, kain rajutan di bagian atas memungkinkan anak-anak untuk dapat memakai sepatu sendiri tanpa direpotkan dengan tali sehingga memberi mereka kepercayaan diri untuk menjadi mandiri.

Skidder Shoes merupakan pilihan alas kaki bayi yang paling tepat. Dengan motif yang lucu sepatu ini bisa menjadi favorit si kecil dalam waktu lama. Selain itu, bagian bawah yang berupa karet dengan tekstur keras dapat melindungi si kecil dari konsekuensi terpleset. Sedangkan, untuk bagian atasnya, skidder memang mendesainnya dengan kain agar bersifat elastis pada kaki si kecil. Karena beberapa sepatu yang kaku akan terasa terlalu ketat pada kaki si kecil dan membuatnya tidak nyaman saat berjalan. Bunda tidak perlu ragu lagi saat hendak memilih sepatu yang pas untuk sang buah hati.

Read More
alas kaki bayi

Gangguan Kulit pada Bayi karena Salah Memilih Alas Kaki

Alas Kaki Bayi dibuat untuk menghangatkan dan melindungi telapak kaki si kecil dari lantai yang kasar dan dingin. Ada banyak sekali model alas kaki bayi yang dijual di pasaran, mulai dari sepatu berbahan lembut hingga yang berbahan keras seperti kulit. Baik yang berbahan lembut atau kulit, keduanya boleh dipilih asal nyaman di kaki bayi yang akan menggunakannya setiap hari. Terkait dengan sepatu bayi yang penggunaannya rutin dan hampir setiap hari, Bunda perlu mengetahui bahwa telapak kaki buah hati juga bisa mengalami gangguan kulit yang disebabkan oleh bentuk dan ukuran alas kaki bayi yang tidak nyaman:

  • Blister atau kulit melepuh

Pernah tidak Bunda merasakan sensasi perih karena gesekan telapak kaki dengan sisi dalam sepatu? Rasa perih itu diakibatkan oleh kulit yang melepuh, dan ini juga bisa terjadi pada bayi. Orang tua yang sudah memakaikan sepatu bayi sejak ia mulai merangkak perlu mengetahui bahwa sepatu yang tidak nyaman merupakan tersangka utama dari kulit melepuh ini. Bayi akan memberitahu Bunda bahwa kakinya sedang sakit melalui tangisan. Solusinya, Bunda bisa mengurangi intensitas penggunaan sepatu untuk beberapa hari supaya kulit yang terluka bisa mengering, mengelupas, dan sembuh. Hindari tindakan memencet blister karena bisa menyebabkan infeksi berkelanjutan, dan jangan lupa oleskan krim antiseptik agar kulit yang mengelupas bisa menutup kembali.

  • Athlete’s foot

Nama lain dari gangguan kulit ini adalah “kaki atlet” yang bisa dilihat dari tumbuhnya jamur dan bakteri di sela-sela jari. Pada umumnya, athlete’s foot ini akan terjadi jika si kecil sering berenang atau bermain air. Sehingga kuman yang menempel akan menumpuk di sela-sela jari. Bakteri ini juga bisa muncul dan tumbuh karena udara pengap di dalam sepatu bayi. Ini membuat si kecil merasa gatal karena ruam yang ditimbulkan.

Untuk menghindarinya, Bunda bisa memakaikan kaus kaki dengan bahan berdaya serap yang baik seperti katun. Saat akan memakaikan kaus kaki atau sepatu bayi, pastikan sela-sela jari yang sudah dalam keadaan bersih dan kering. Jika bakteri sudah melebihi batas, Bunda bisa membawa si kecil ke dokter agar mendapatkan perawatan yang tepat karena beberapa obat oles tidak bisa diberikan pada telapak kaki bayi.

Bingung memilih alas kaki bayi? Ini Rekomendasinya!

Skidders Shoes merupakan sepatu anak-anak yang memiliki outsole karet fleksibel lembut yang memberikan kebebasan bergerak di indoor maupun outdoor. Sepatu yang bisa dicuci dengan mesin cuci adalah pilihan sempurna bagi orang tua yang mencintai perlindungan tambahan untuk si kecil. Skidders mengembangkan dan meluncurkan Skidders Sock original yang menampilkan full gripper yang menyatu untuk kegiatan maksimum pada lantai kayu dan ubin. Skidders cukup tahan lama untuk digunakan di luar ruangan dan di taman bermain. Selanjutnya, kain rajutan di bagian atas memungkinkan anak-anak untuk dapat memakai sepatu sendiri. Tanpa direpotkan dengan tali sehingga memberi mereka kepercayaan diri untuk menjadi mandiri.

Skidder Shoes merupakan pilihan alas kaki bayi yang paling tepat. Dengan motif yang lucu sepatu ini bisa menjadi favorit si kecil dalam waktu lama. Selain itu, bagian bawah yang berupa karet dengan tekstur keras dapat melindungi si kecil dari konsekuensi terpleset. Sedangkan, untuk bagian atasnya, skidder memang mendesainnya dengan kain agar bersifat elastis pada kaki si kecil. Karena beberapa sepatu yang kaku akan terasa terlalu ketat pada kaki si kecil dan membuatnya tidak nyaman saat berjalan.

Nah, setelah mengetahui kedua gangguan kulit karena sepatu bayi di atas, Mama kini bisa mengantisipasi dengan membeli alas kaki yang berukuran pas dan memastikan kebersihan dari sepatu bayi. Alas kaki bayi juga baiknya yang memiliki ventilasi, sehingga ada aliran udara yang masuk ke sela-sela jari untuk mengurangi kemungkinan tumbuhnya jamur dan bakteri penyebab gangguan kulit.

Read More
merawat payudara

Tips Merawat Payudara Saat Menyusui

Menyusui sangat dianjurkan untuk dilakukan ibu kepada anak. Air susu ibu (ASI) menyediakan nutrisi yang ideal (vitamin, protein, lemak) bahkan antibodi untuk pertumbuhan bayi. Menyusui juga memberi manfaat untuk sang ibu seperti membantu menurunkan berat badan, mengurangi perdarahan uterus setelah melahirkan, serta menurunkan risiko osteoporosis, kanker payudara dan kanker ovarium. Merawat payudara saat menyusui perlu Anda lakukan guna menjaga kebersihan serta kesehatan tubuh maupun si kecil. Dambaan setiap wanita adalah selalu ingin tetap tampil cantik setelah melahirkan. Wanita yang setelah melahirkan biasanya menginginkan payudaranya selalu bersih dan mudah dihisap oleh bayi. Dengan merawat payudara, maka dapat membantu memperlancar pengeluaran ASI. Lakukan tips merawat payudara saat menyusui sedini mungkin setelah melahirkan selama 1-2 hari. Berikut beberapa tips merawat payudara saat menyusui.

  1. Kompres puting susu dengan kapas yang dibasahi minyak atau baby oil selama beberapa menit
  2. Mulailah melakukan pengurutan payudara, dengan tahap-tahap sebagai berikut :
  • Licinkan kedua tangan dengan minyak.
  • Tempatkan kedua tangan di antara payudara.
  • Pengurutan dilakukan dimulai ke arah atas, lalu telapak tangan kiri ke arah sisi kiri dan telapak kanan kearah sisi kanan.
  • Lakukan terus pengurutan dengan arah kebawah dan kesamping.
  • Ulangi masing-masing 20-30 gerakan untuk masing-masing payudara.
  • Sokong payudara kiri dengan satu tangan kiri, sedangkan tangan kanan mengepal dan mengurut dengan buku-buku jari pangkal ke arah puting susu.
  • Lakukan hal yang sama untuk payudara sebelah kanan.
  • Ulangi masing-masing 20-30 gerakan untuk tiap payudara.
  • Pijat puting susu hingga keluar cairan ASI dan tampung dengan tempat yang bersih atau gelas.
  • Kompres kedua payudara dengan handuk kecil hangat selama 2 menit, lalu ganti dengan kompres air dingin 2 menit dan yang terakhir kompres lagi dengan air hangat selama 2 menit.

Selain merawat payudara, nutrisi selama menyusui juga perlu diperhatikan!

Menjaga kesehatan bagi ibu menyusui sangat penting, asupan yang bergizi yang dikonsumsi ibu berpengaruh pada kelancaran ASI. Mama Soya merupakan salah satu susu kedelai atau susu soya terbaik untuk ibu menyusui yang dapat membantu memperlancar keluarnya ASI. Susu bubuk kedelai instan yang diperkaya dengan ekstrak daun katuk, dan berbagai herbal pilihan istimewa yang sangat baik dan terbukti untuk meningkatkan kualitas dan kuantitas ASI ibu menyusui.

Mama Soya adalah minuman bermanfaat yang merupakan perpaduan dari sari kedelai pilihan berkualitas, daun katuk, bee polen, dan fenugrek. Cocok bagi mereka para wanita. Diproses dengan teknologi canggih dan hygienis menjadikan Mama Soya sari kedelai terjaga kandungan gizinya, ampas sedikit, tekstur lembut, dan tidak langu. Kaya akan kandungan protein Nabati, Isoflavon, asam amino esensial, vitamin, dan mineral.

Read More
luka sunat

Tahap-tahap Penyembuhan Luka Sunat

Sunat, Sirkumsisi, atau Khitan merupakan pengangkatan kulit yang menutupi ujung penis. Di Indonesia sunat ini adalah hal yang umum. Setelah seseorang dikhitan, biasanya akan membutuhkan waktu sekitar satu minggu sampai sepuluh hari agar bekas luka sunat kering dan dapat menutup dengan sempurna. Memang ada rumor yang beredar bila pakai sunat metode x bisa sembuh 2 hari, bila pakai metode y bisa sembuh 3-5 hari dan sebagainya. Ini adalah rumor yang kebenarannya diragukan. Sebenarnya yang benar bagaimana? Secara ilmu kedokteran, penyembuhan luka sunat memiliki fase yang pada umumnya sama dengan penyembuhan luka yang lain.

Tahapan penyembuhan luka sunat ada 3 fase:   

  1. Fase Inflamasi
    Fase ini dimulai saat terjadinya luka, bertahan hingga 2-3 hari. Diawali dengan penyempitan pembuluh darah dan proses penjendalan darah sampai benar-benar tercapai tahap penjendalan darah (hemostasis) yang kemudian diikuti terariknya sel-sel yang berperan dalam peradangan (inflamasi) menuju luka. Karena sel-sel yang berperan dalam peradangan berkumpul disekitar luka maka dalam waktu ini luka cenderung bengkak.
  2. Fase proliferasi
    Disebut juga fase fibroplasia karena yang menonjol adalah proses proliferasi fibroblast. Fase ini berlangsung dari akhir fase inflamasi sampai kira – kira akhir minggu ketiga. Fibroblast berasal dari sel mesenkim yang belum berdiferensiasi, menghasilkan mukopolisakarida, asama aminoglisin, dan prolin yang merupakan bahan dasar kolagen serat yang akan mempertautkan tepi luka.
    Pada khitan, benang yang digunakan adalah benang yang bisa diserap sehingga tidak perlu pengangkatan benang jahitan. Pada waktu 3 hari sampai 3 minggu ini, anak sudah tidak merasakan nyeri, bengkak menghilang, warna kemerahan disekitar luka menghilang sehingga bisa dikatakan pada waktu ini luka khitan telah sembuh.
    Pada fase ini serat dibentuk dan dihancurkan kembali untuk penyesuaian diri dengan tegangan pada luka yang cenderung mengerut. Sifat ini, bersama dengan sifat kontraktil miofibroblast, menyebabkan tarikan pada tepi luka. Pada akhir fase ini kekuatan regangan luka mencapai 25% jaringan normal. Nantinya, dalam proses penyudahan kekuatan serat kolagen bertambah karena ikatan intramolekul dan antar molekul. Pada fase fibroplasia ini, luka dipenuhi sel radang, fibroblast, dan kolagen, membentuk jaringan berwarna kemerahan dengan permukaan yang berbenjol halus yang disebut jaringan granulasi. Epitel tepi luka yang terdiri dari sel basal terlepas dari dasarnya dan berpindah mengisi permukaan luka. Tempatnya kemudian diisi oleh sel baru yang terbentuk dari proses mitosis.
    Proses migrasi hanya bisa terjadi ke arah yang lebih rendah atau datar, sebab epitel tak dapat bermigrasi ke arah yang lebih tinggi. Proses ini baru berhenti setelah epitel saling menyentuh dan menutup seluruh permukaan luka. Dengan tertutupnya permukaan luka, proses fibroplasia dengan pembentukan jaringan granulasi juga akan berhenti dan mulailah proses pematangan dalam fase penyudahan.
  3. Fase remodelling
    Pada fase ini terjadi proses pematangan yang terdiri dari penyerapan kembali jaringan yang berlebih, pengerutan sesuai dengan gaya gravitasi, dan akhirnya perupaan kembali jaringan yang baru terbentuk. Fase ini dapat berlangsung berbulan – bulan dan dinyatakan berkahir kalau semua tanda radang sudah lenyap. Tubuh berusaha menormalkan kembali semua yang menjadi abnormal karena proses penyembuhan. Odema dan sel radang diserap, sel muda menjadi matang, kapiler baru menutup dan diserap kembali, kolagen yang berlebih diserap dan sisanya mengerut sesuai dengan regangan yang ada. Selama proses ini dihasilkan jaringan parut yang pucat, tipis, dan lemas serta mudah digerakkan dari dasar. Terlihat pengerutan maksimal pada luka. Pada akhir fase ini, perupaan luka kulit mampu menahan regangan kira – kira 80% kemampuan kulit normal. Hal ini tercapai kira – kira 3-6 bulan setelah penyembuhan.

Dalam proses penyembuhannya, seorang pasien yang telah melakukan sunat perlu menunggu sampai sekitar 1 minggu agar luka sunat benar-benar kering dan bisa membuatnya beraktivitas seperti sedia kala. Namun, pada perkembangan terbaru beberapa orang membuat celana khitan yang berfungsi untuk memberikan kenyamanan dalam bergerak saat proses penyembuhan terjadi.

Agar luka sunat cepat sembuh, pakailah celana Q-Tan

celana sunatCelana Q-TAN memang masih belum diketahui banyak orang pada umumnya. Celana yang di desain khusus untuk pasien yang baru saja melakukan khitan ini cukup mudah digunakan. Dengan rangkaian ukuran dari terkecil yaitu celana untuk bayi, sampai yang terbesar berukuran XXL. Celana khitan memiliki ukuran bayi dikarenakan modern ini khitan tak hanya dilakukan setelah usia anak-anak saja. Banyak dokter menyarankan si kecil melakukan khitan saat masih bayi bahkan setelah dilahirkan. Maka dari itulah, ukuran dari celananya pun juga menyesuaikan. Desain Celana Q-TAN sendiri cukup unik dimana bagian depan celana memiliki ruang yang berongga sehingga udara tetap dapat masuk dan luka sunat menjadi cepat kering. Ruang tersebut terbuat dari spons halus yang aman untuk digunakan. Karena bentuknya celana, pengguna pun akan lebih mudah untuk bergerak bahkan setelah melakukan khitan.

Dengan menggunakan Celana Q-TAN, anak-anak yang baru saja melakukan khitan bisa langsung memakai celana tanpa perlu khawatir lukanya bertambah parah. Hal ini dikarenakan rongga di bagian depan celana dapat menahan luka langsung bergesekan dengan kain. Maka dari itu, bagi para orang tua yang ingin melakukan khitan pada si kecil di masa sekolah dan bukan liburan, celana khitan ini adalah solusinya. Celana khitan pada umumnya terbuat dari kain katun sehingga dapat dicuci dengan cara biasa dan menggunakan detergen biasa pula. Namun, disarankan untuk menghindari menggunakan mesin cuci karena dapat merusak bagian depan celana yang terbuat dari spons halus yang berfungsi sebagai rangka tipis yang berongga di bagian depan celana. Jika Anda memutuskan untuk melakukan sunat pada bayi atau anak laki-laki Anda, berkonsultasilah dengan dokter mengenai waktu yang tepat. Sunat dapat dilakukan di rumah sakit, klinik, atau tempat praktik dokter. Seperti halnya semua tindakan medis.

Read More
memilih gendongan

Tips Memilih Gendongan yang Tepat

Banyak sekali keuntungan yang akan Anda dapatkan ketika Anda menggunakan gendongan bayi. Diantaranya yaitu, ketika Anda menggunakan gendongan bayi, maka Anda beserta si kecil bisa menjalin hubungan yang semakin akrab. Membuat si kecil merasa aman dan nyaman ketika berada di gendongan, akan sangat membantu Anda dalam menenangkan si kecil yang tengah rewel. Yang tidak kalah pentingnya yaitu kedua tangan Anda akan dengan bebasnya melakukan pekerjaan lainnya yang memang siap untuk dikerjakan. Nah, dengan begitu, sangat penting bagi Anda untuk memilih gendongan bayi yang tepat juga aman ketika di gunakan, jangan sampai Anda salah dalam memilih gendongan bayi yang justru bisa membuat si kecil merasa tidak nyaman. Dan berikut beberapa hal yang penting untuk diperhatikan ketika Bunda hendak memilih gendongan bayi, yaitu sebagia berikut:

  • Nyaman untuk Anda

Pastinya Anda ingin memiliki gendongan bayi yang nyaman untuk di gunakan. Maka dari itu, pastikan memilih gendongan yang memang mampu mengangkat bayi Anda cukup tinggi serta rapat dengan bagian tubuh Anda. Karena gendongan yang menggantung terlalu jauh ke bawah akan memberikan ketidaknyamanan bagi Anda yang menggunakannya. Bukan hanya itu, Anda juga dianjurkan untuk memilih gendongan bayi yang memiliki tali yang cukup lebar, yang mana mampu mendistribusikan berat si kecil jauh lebih merata. Ini dimaksudkan agar si kecil dan bagian punggung Anda tidak dibuatnya sakit.

  • Nyaman untuk Bayi Anda

Salah satu gendongan bayi yang tepat yaitu, jenis gendongan bayi dengan posisi yang tegak. Gendongan jenis ini membuat bagian kaki si kecil menjadi terbuka sangat lebar. Walaupun posisinya yang mengengkang membuat Anda menjadi khawatir, namun ternyata posisi ini merupakan posisi yang baik untuk membantu tumbuh kembang tulang pinggul si kecil. Hal tersebut juga dibenarkan oleh beberapa ahli. Gendongan bayi yang Anda pilih juga seharusnya bisa membuat si kecil merapat dengan bagian tubuh Anda. Untuk bayi yang baru lahir, Anda harus memastikan kalau gendongan yang dipilih benar-benar mampu menompang bagian tulang belakang si kecil dengan sangat baik.

  • Sesuaikan dengan Keperluan

Ketika memilih gendongan bayi, Anda harus memastikan kalau gendongan yang dipilih sesuai dengan apa yang Anda butuhkan. Misalkan, apakah gendongan tersebut bisa Anda gunakan ketika Anda menyusui? Apakah gendongan tersebut bisa Anda gunakan untuk di dalam serta di luar rumah? Dan, apakah gendongan tersebut akan membuat Anda dan si kecil nyaman ketika Anda harus menggendong si kecil dalam waktu yang cukup lama? Nah, sebelum Anda memilih gendonga, sebaiknya Anda memperhatikan beberapa hal tersebut agar Anda tidak salah dalam memilih gendongan bayi.

  • Sesuaikan dengan Usia Bayi Anda

Untuk gendongan bayi, Anda juga dianjurkan untuk memilih gendongan yang seuai dengan usia si kecil. Karena belum tentu gendongan bayi yang diperuntukkan bagi bayi yang baru lahir nyaman di gunakan bayi yang sudah berusia 5 bulan. Dan Anda dianjurkan untuk memilih gendongan bayi yang memang sesuai dnegan usia si kecil.

Membawa si kecil dalam gendongan terlalu sering memang tidak di anjurkan. Namun, kita tidak dapat menghindari menggendong si kecil 100%. Maka dari itu, persiapkan gendongan yang nyaman untuk mereka. Gendongan yang tepat adalah gendongan kain yang dapat menopang si kecil dengan model kangguru. Selain membuat si kecil nyaman dengan posisi ini, gendongan seperti ini juga tidak akan menyakiti bahu bunda.

Jangan salah memilih gendongan. Ini rekomendasinya!

Baby wrap merupakan gendongan yang dibuat dari pola kain panjang berbahan spandex. Bentuknya yang panjang memudahkan bunda untuk membuat pola gendongan dengan posisi paling nyaman. Gendongan ini menjadi salah satu rekomendasi bagi para bunda yang ingin menggunakan gendongan yang pas di badan bunda dan si kecil serta terasa nyaman saat digunakan. Anannda Wrap merupakan gendongan sejenis sleepy wrap atau moby wrap, gendongan bayi tanpa ring yang biasanya menyebabkan pundak cepat sakit saat menggendong. Dengan Anannda Wrap, kita bisa menggendong putra kita selama berjam-jam tanpa rasa nyeri pundak sama sekali, karena beban tumpuannya disebar secara merata di seluruh bagian punggung. 

Nah, itu dia tadi beberapa hal yang memang harus diperhatikan ketika Bunda hendak memilih atua membeli gendongan bayi. Pastikan gendongan yang  dipilih bisa membuat Bunda dan si kecil merasa nyaman.

Read More
manfaat bedak bayi

Manfaat Bedak Bayi

Memilih bedak bayi dengan benar, maka akan bermanfaat lebih besar kepada si kecil. Salah satunya ketika anak kita mengalami iritasi kulit atau terdapat goresan yang bisa menimbulkan luka. Memakai bedak bayi merupakan solusi yang terbaik untuk mengobati iritasi dan ataupun luka tersebut. Selain itu, masih banyak lagi manfaat bedak bayi yang berguna bagi kesehatan si kecil. Untuk melihat tentang manfaat bedak bayi secara lengkap bisa anda lihat dalam informasi sebagai berikut. 

  • Menyembuhkan luka

Mungkin hal ini yang sangat diperlukan oleh beberapa orang tua yang tidak berhati-hati dalam menjaga buah hatinya. Semakin agresif aktifitas buah hati kita, maka akan semakin besar pula kemungkinan bayi akan terluka karena aktifitasnya sendiri dan kita yang menjaga tidak berhati-hati. Untuk menyembuhkan luka yang diderita oleh anak kita tersebut, kita dapat memakaikan bedak bayi agar luka tersebut menjadi kering dan lekas sembuh.

  • Membersihkan kulit

Hal ini sudah jelas-jelas merupakan salah satu manfaat dari bedak bayi. Dengan teksturnya yang sangat lembut bisa membersihkan kulit si bayi dan bahkan juga bisa melindunginya dari panas terik matahari. Jika anda rutin memakaikan bedak dengan benar, bisa dipastikan bayi anda akan memiliki kulit yang bersih dan cerah.

  • Melembutan kulit

Hal ini sudah umum diketahui oleh banyak orang tentang manfaat bedak bayi. Bedak bayi yang bertekstur sangat lembut bisa membuat kulit bayi menjadi lembut dan juga tidak akan kasar meskipun dalam cuaca yang panas. Hal itu karena bedak bayi bisa melembabkan kulit si bayi namun dengan catatan harus menggunakannya dengan benar.

  • Menghilangkan Iritasi

Sudah sedikit disinggung dalam informasi di atas, bahwa jika buah hati anda mengalami iritasi pada kulit maka bedak bayi lah yang bisa menyembuhkan dan kembali menyehatkan kulit buah hati anda tersebut.

  • Melindungi kulit

Dengan pemakaian bedak bayi yang benar bisa melindungi kulit si kecil dari berbagai mara bahaya yang akan menyerang kulitnya. Pemakaian bedak bayi yang baik juga bisa menghilangkan dan bahkan juga bisa membunuh kuman yang akan menyerang kulit bayi. Namun jika pemakaian bedak bayi belum bisa menangani, sebaiknya anda memeriksakannya di dokter.

Dapatkan manfaat bedak bayi dengan memilih bedak bayi yang tepat

Untuk menjaga kesehatan dan penampilan buah hati sejak dini, gunakan Pigeon Baby Compact Powder Hypoallergenic yang merupakan bedak padat pertama dan satu-satunya khusus diperuntukkan bagi bayi dan terbebas dari talc.

bedak pigeonPigeon Baby Compact Powder Hypoallergenic menganduk squalane yang berguna untuk menjaga kelembaban dan kelembutan kulit bayi, terutama pada bagian lipatan. Dapat digunakan pada bagian wajah bayi yang sensitif dan bagian badan bayi. Bedak dari Pigeon ini di desain khusus untuk digunakan oleh bayi dan anak-anak. Bahan-bahan pembuatnya juga merupakan bahan-bahan aman yang tidak berbahaya bagi pernafasan si kecil.

Bedak dari Pigeon ini merupakan salah satu jenis bedak hypoallergenic yang mengandung squalane yaitu, diperoleh dari ekstrak hati ikan hiu yang telah dihidrogenasikan menjadi squalane. Jenis hypoallergenic menjadikan bedak bayi ini cukup aman digunakan bahkan untuk kulit bayi yang sensitif sekalipun. Sehingga penggunaan di wajah atau daerah rawan lainnya menjadi lebih aman. Sedangkan kandungan squalane sendiri membuat bedak ini nyaman dan aman untuk digunakan pada lipatan tubuh bayi. Karena tidak akan tertinggal di sana dan tercampur dengan keringat yang biasanya akan menyebabkan infeksi.

Nah, itulah beberapa manfaat bedak bayi yang bisa kami sebutkan bagi anda. Untuk mensterilkan bedak bayi agar tetap halus dan lembut, mungkin anda membutuhkan tempat bedak bayi yang sangat tertutup agar terjaga kelembapannya. Semoga dengan adanya informasi dari kami terkait manfaat bedak bayi tersebut bisa bermanfaat bagi kita semua agar lebih menyehatkan buah hati anda.

 

 

Read More
bedak

Hal-hal yang Perlu Diperhatikan dalam Pemakaian Bedak Bayi

Bedak bayi merupakan hal yang sangat penting dan harus ada di dalam keluarga yang baru saja memiliki buah hati. Bahkan banyak orang tua yang sudah menyiapkan bedakbayi ini sejak sebelum kehadiran si kecil atau pada masa kehamilan. Salah satu barang yang harus ada dalam keluarga yang memiliki buah hati baru ini banyak manfaatnya dan pastinya tidak akan berdampak negatif bagi kesehatan si bayi kecuali jika anda salah dalam pemakaiannya.

Dalam memilih bedakbayi ini bunda juga harus memperhatikan kesehatan kulit dari si bayi. Contohnya saja pada bayi yang umurnya masih belum sampai 1 tahun dimana masih memiliki kulit yang sangat sensitif dan sangat lembut. Maka dari itu anda harus berhati-hati dalam memilih bedakbayi bagi buah hati anda. Karena jika anda sampai salah dalam memilih maka akan berdampak negatif pada kesehatan kulit buah hati anda yang masih sensitif tersebut. Sebenarnya apa saja kegunaan dari bedakuntuk buah hati anda ? bagaimana cara memakaikannya dengan benar ? Simak artikel ini sampai habis ya sahabat pembaca.

Manfaat Bedak untuk si Kecil

Bedakbayi tak hanya bermanfaat sebagai penyerap keringat, masih banyak kegunaannya. Salah satu unsur dari produk perawatan anak ini pun dapat bekerja sebagai pelicin pada kulit saat si Kecil aktif bergerak sehingga dapat mengurangi risiko terjadinya lecet dampak gesekan. Di samping itu, bedak juga dapat membuat kulit si Kecil jadi terasa segar sesudah berkeringat dampak bermain

Bagian Tubuh Yang Boleh Diberikan Bedak

Bagian tubuh mana yang perlu dipakaikan bedak dan bagian tubuh bayi yang terlarang untuk dipakaikan bedak. Mengingat faedah utama pemakaian bedak bayi pada anak berusia satu sampai tiga tahun ialah untuk membuatnya merasa segar dan menangkal biang keringat, Ibu dapat memakaikan bedak pada unsur yang gampang berkeringat contohnya lipatan lengan, leher, ketiak, atau pangkal paha. Namun, paling disarankan untuk menghindari wilayah vital si Kecil, terutama untuk anak perempuan, supaya tak terjadi infeksi pada unsur kelaminnya dampak partikel dari bedaktersebut. 

Teknik Penggunaan Bedak

Sebetulnya bagaimana teknik memakai bedak untuk bayi dengan tepat? Caranya ialah tuang bedak pada telapak tangan Ibu (usahakan tidak dalam situasi dekat dengan wajah anak supaya partikelnya tak terhirup), lantas perlahan usapkan pada kulit si Kecil. Pastikan pun kulitnya benar-benar kering untuk menangkal munculnya jamur dampak bedak yang tercampur dengan air maupun keringat.

Hak yang perlu dihindari dari pemakaian bedak bayi

Apa saja yang harus dihindari saat memakai bedakuntuk anak anda? Menggunakan bedaksebagai penyerap keringat untuk menghindari iritasi pada kulit. Namun, ayah bunda tak butuh memakaikan bedak pada si Kecil berlebihan sampai terlihat terlampau tebal di kulitnya. Hal itu berlebih-lebihan dan tidak baik untuk si kecil. Cukup usapkan tipis-tipis pada kulit guna menghindari adanya bedakyang menggumpal dampak keringat. Di samping itu, tidak boleh menggunakan bedak pada kulit si kecil yang sedang terluka. Hal ini berisiko memunculkan reaksi granuloma atau peradangan yang menyebabkan infeksi. Terakhir, hindari menggunakan bedakuntuk mencuci sisa-sisa pipis si Kecil. Cukup pakai air guna membersihkannya, lantas keringkan dengan memakai handuk.

Untuk menjaga kesehatan dan penampilan buah hati sejak dini, gunakan Pigeon Baby Compact Powder Hypoallergenic yang merupakan bedakpadat pertama dan satu-satunya khusus diperuntukkan bagi bayi dan terbebas dari talc.

bedak pigeonPigeon Baby Compact Powder Hypoallergenic menganduk squalane yang berguna untuk menjaga kelembaban dan kelembutan kulit bayi, terutama pada bagian lipatan. Dapat digunakan pada bagian wajah bayi yang sensitif dan bagian badan bayi. Bedakdari Pigeon ini di desain khusus untuk digunakan oleh bayi dan anak-anak.

Bahan-bahan pembuatnya juga merupakan bahan-bahan aman yang tidak berbahaya bagi pernafasan si kecil. Bedakdari Pigeon ini merupakan salah satu jenis bedak hypoallergenic yang mengandung squalane. Jenis hypoallergenic menjadikan bedakbayi ini cukup aman digunakan bahkan untuk kulit bayi yang sensitif sekalipun. Sehingga penggunaan di wajah atau daerah rawan lainnya menjadi lebih aman. Sedangkan kandungan squalane sendiri membuat bedak ini nyaman dan aman untuk digunakan pada lipatan tubuh bayi. Karena tidak akan tertinggal di sana dan tercampur dengan keringat yang biasanya akan menyebabkan infeksi.

Hal diatas harus diperhatikan, agar tak salah langkah penting sekali untuk ayah dan bunda untuk memahami apa-apa saja yang perlu diingat saat memakaikan bedakpada tubuh si Kecil. Demikianlah sedikit tentang manfaat bedakbayi dan cara pengunaannya untuk si kecil agar tetap aman dan nyaman.

Jadilah orang tua yang bijak dalam pemakaian bedak bayi

Ayah bunda harus diperhatikan dengan baik-baik pengunaan bedakuntuk bayi atau anak-anak anda. Karena jika salah dan tidak mengetahui teknik pemakaiannya maka akan beresiko kepada si kecil. Ayah bunda, jadilah orang tua bijak yang cerdas dalam memilih produk untuk bayi anda. Pilihlah produk yang terbaik untuk si Kecil ya, Bunda. Semoga bermanfaat!

 

Read More
tahapan toilet training

Tahap-tahap Toilet Training

Ketika si kecil mulai tumbuh besar, sebagai orangtua, kita mulai memikirkan akan mengajarkan hal apa dulu pada anak. Waktu pun berjalan cepat, tak terasa si kecil sudah mulai tumbuh gigi, bisa tengkurap, merangkak, berjalan, dan mengoceh. Melatihnya perlahan untuk mandiri perlu dilakukan, seperti mulai mengajarinya menggunakan toilet. Namun, kapan tepatnya orang tua bisa mulai membentuk kebiasaan ini? Beberapa orang tua tidak yakin kapan tepatnya mereka harus memulai latihan kepada buah hati mereka. Begitu pun dengan kesiapan anak, tidak semua balita siap untuk latihan menggunakan toilet di umur yang sama. Penting bagi Anda untuk membaca tanda-tanda kesiapan anak. Mengompol merupakan hal wajar yang dialami semua anak. Namun lambat laun anak seharusnya sudah bisa menahan diri untuk tidak mengompol dengan latihan kebersihan atau toilet training yang diberikan oleh orangtua atau pengasuh mereka. Berikut ini tahapan toilet training untuk bayi dan anak.

  1. Tahapan toilet training yang pertama adalah sewaktu masih bayi, segeralah ganti popok anak saat mereka buang air kecil dan besar. Perasaan risih anak sebenarnya sudah tumbuh dan akan berkembang dengan baik apabila direspons dengan kecekatan orangtua untuk membersihkannya.
  2. training pantsTahapan toilet training yang kedua adalah mengganti pospak (popok sekali pakai) degan clodi atau training pants. Clodi (cloth diapers) bisa menjadi alternatif pengganti pospak si kecil. Clodi adalah popok kain modern yang biasanya terbuat dari kain fleecemicrofleece atau hemp. Clodi agak tebal sehingga bisa menampung pipis anak lebih banyak. Sedangkan training pants (TP) adalah celana biasa yang berbahan tebal, sehingga bisa menampung pipis anak agar tidak jatuh ke lantai, namun tidak bisa menyerap lebih dari 1 kali BAK. Training pants NINOS adalah celana khusus yang dipakai saat anak sedang melakukan ‘toilet training‘ (masa memperkenalkan anak untuk membuang “hajat” dengan cara yang benar dan pada tempat yg seharusnya dikamar mandi). Training pants hanya memiliki daya tampung sekali pipis, training pants memiliki sensasi basah sehingga diharapkan anak menyadari jika celananya basah dan membuat dia tidak nyaman. Jika anak sudah terbiasa tidak memakai diapers, Bunda bisa membiasakan anak menggunakan celana dalam.
  3. Tahapan toilet training yang ketiga adalah dengan membiasakan anak buang air kecil sebelum tidur dengan cara di-tatur, yaitu dilepas celananya dan dibawa ke toilet untuk digendong dan dibiarkan sampai si anak pipis. Cara me-natur, yaitu memegang kepala anak dengan tangan kiri dan rasa sayang dan juga kakinya dengan tangan kanan. Daerah kemaluan dibiarkan mengarah ke lantai toilet agar mereka bisa buang air kecil di sana. Biasanya ibu sambil berkata “pis.. pis.. pis..“. Cara ini bisa dilakukan mulai anak berusia satu tahun.
  4. Tahapan toilet training yang keempat adalah dengan membiasakan anak menyatakan keinginan buang air kecil dan besar. Saat anak terlihat tegang maka orangtua segera menanyakan apakah ia ingin buang air kecil.
  5. Tahapan toilet training yang kelima adalah memberikan pengarahan cara membersihkan diri setelah buang air kecil dan buang air besar. Biasanya hal ini dilakukan saat anak sudah berusia lebih dari 18 bulan.

Kapan tahapan toilet training sebaiknya dimulai?

Toilet training sebenarnya bisa dilakukan saat bayi berusia 18 bulan. Namun, di Indonesia toilet training mulai dilakukan saat bayi usia 1 tahun. Dengan membiasakan anak untuk menyatakan keinginan buang air atau besar sampai melatih untuk membersihkan sendiri akan membuat anak lebih mandiri dan bertanggung jawab. Agar anak berhasil melewati tahapan belajar menggunakan toilet, orang tua juga bisa membuat cara yang kreatif dan menarik agar anak tertarik pada kegiatan ini. Misal, menyiapkan hadiah, dengan cara mengumpulkan bintang setiap kali anak berhasil memakai toilet untuk pipis atau BAB, akan membuat anak lebih semangat. Pendampingan juga penting selama tahap anak belajar menggunakan toilet. Sebab, setiap anak tidak sama dalam kesiapan menggunakan toilet. Orang tua perlu melakukan latihan terus menerus hingga akhirnya anak bisa mandiri dalam menggunakan toilet.

 

Read More
1 2 3 67